Rektor Resmikan Pengelola dan Program Pembinaan Santri Ma’had Al-Jami’ah
Metro, 22 Oktober 2025 — Dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025, Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung secara resmi meluncurkan Pengelola dan Program Pembinaan Santri Ma’had Al-Jami’ah pada Rabu, 22 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB di Lapangan Kampus 1 UIN Jurai Siwo Lampung.
Peluncuran ini didasarkan pada Keputusan Rektor UIN Jurai Siwo Lampung Nomor 668 Tahun 2025 tentang Pengelola Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung Periode 2025–2029. Sebanyak 36 orang pengelola Ma’had ditetapkan untuk menjalankan fungsi pembinaan keagamaan dan kepesantrenan di lingkungan kampus.
Sebagai simbolis, Mudir Ma’had, Ustadz Taufid Hidayat, Lc., M.H., dan Sekretaris Ma’had, Ustadz Khoirul Huda, M.Pd., menerima secara langsung Surat Keputusan (SK) yang diserahkan oleh Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd., Kons. Prosesi penyerahan SK ini disaksikan oleh jajaran Wakil Rektor I, II, dan III; Kepala Biro; para Dekan fakultas; Direktur Pascasarjana; dosen; tenaga kependidikan; serta mahasiswa penerima beasiswa KIP.
Dalam sambutannya, Rektor Prof. Ida Umami menyampaikan rasa syukur dan bangga atas langkah besar UIN Jurai Siwo Lampung yang kini secara resmi memiliki asrama dan sistem pembinaan santri internal. Beliau menuturkan bahwa pembentukan Ma’had Al-Jami’ah yang mandiri menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kampus yang unggul dalam integrasi ilmu, iman, dan akhlak.
“Alhamdulillah, setelah sekian lama kita menitipkan santri pada pesantren mitra di Metro dan sekitarnya, kini UIN Jurai Siwo Lampung resmi memiliki asrama sendiri untuk membina mahasiswa secara langsung. Ini merupakan momentum bersejarah yang menandai kesungguhan kita dalam mencetak generasi santri intelektual yang berkarakter islami dan berdaya saing global,” ungkap Rektor dalam sambutannya.
Selain penyerahan SK pengelola, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penetapan 22 mahasiswa penerima beasiswa KIP sebagai Santri Ma’had Al-Jami’ah UIN Jurai Siwo Lampung untuk pertama kalinya. Mereka merupakan hasil seleksi ketat yang dilaksanakan oleh tim Ma’had dan ditetapkan sebagai bagian dari program pilot project pembinaan santri yang akan menetap di asrama kampus 1 selama satu tahun pembinaan intensif.

Nama-nama santri tersebut dibacakan oleh Sekretaris Ma’had Al-Jami’ah, Ustadz Khoirul Huda, M.Pd. Satu per satu mahasiswa yang dipanggil maju ke tengah lapangan menerima pengalungan sorban hijau dari Rektor sebagai simbol pengukuhan mereka sebagai santri resmi Ma’had Al-Jami’ah UIN Jurai Siwo Lampung. Momen penuh haru dan kebanggaan itu disambut tepuk tangan seluruh peserta upacara.
Dalam sambutannya, Ustadz Taufid Hidayat menegaskan bahwa Ma’had Al-Jami’ah hadir sebagai pusat pembinaan karakter dan spiritualitas mahasiswa. Program yang dirancang tidak hanya fokus pada peningkatan kemampuan keagamaan seperti tahsin, tahfidz, dan kajian kitab klasik, tetapi juga penguatan soft skill, kepemimpinan, dan kedisiplinan sebagai bekal menghadapi dunia global.
“Kami ingin membentuk santri kampus yang berilmu, berakhlak, dan berperan aktif dalam masyarakat. Pembinaan ini bukan hanya tentang ritual keagamaan, tapi juga tentang pembentukan mental tangguh, disiplin, dan rasa tanggung jawab,” ujar Mudir Ma’had.
Peluncuran pengelola dan program santri Ma’had Al-Jami’ah ini menjadi bagian penting dalam visi UIN Jurai Siwo Lampung untuk menjadi universitas Islam unggul berdaya saing global, yang menyiapkan generasi santri modern — kokoh dalam iman, luas dalam ilmu, dan luhur dalam akhlak.

