Tarawih Perdana Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah UIN Jurai Siwo Lampung
Metro, 18 Februari 2026 — Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah melaksanakan Tarawih Perdana Ramadhan 1447 H di Masjid Adzkiya Kampus 1, UIN Jurai Siwo Lampung. Mengingat, UIN Jurai Siwo Lampung baru kali pertama mengadakan santri Ma’had yang bermukim di lingkungan kampus. Hal ini menjadi momentum awal menyambut bulan suci dengan semangat kebersamaan dan peningkatan kualitas spiritual.
Rangkaian ibadah diawali dengan Salat Isya berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan Salat Tarawih. Bertindak sebagai imam sekaligus pengisi kultum, Ketua Takmir Masjid Adzkiya, Drs. Kuryani, M.Pd., menyampaikan tausiyah yang ringan namun sarat makna.
Dalam kultumnya, beliau mengulas sejarah singkat pelaksanaan Salat Tarawih sejak masa Nabi Muhammad SAW, yang pada awalnya dilaksanakan secara sendiri-sendiri, hingga kemudian dibiasakan berjamaah pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Ia juga menyinggung perbedaan jumlah rakaat Tarawih yang kerap menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
“Ada yang 11 rakaat, ada yang 23 rakaat, dan seterusnya. Tidak perlu dipertentangkan. Yang utama adalah kita sama-sama menunaikannya dengan ikhlas,” pesannya.
Setelah doa bersama menutup rangkaian Tarawih, suasana religius berlanjut dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama para mahasantri Ma’had Al-Jami’ah. Lantunan ayat suci yang menggema di dalam masjid menambah nuansa ketenangan dan memperkuat semangat ibadah di awal Ramadhan.
Pelaksanaan Tarawih perdana ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi seluruh sivitas akademika, khususnya para mahasantri, untuk memaksimalkan ibadah, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan nilai-nilai spiritual selama bulan suci Ramadhan.

