UIN Jurai Siwo Lampung Tegaskan Komitmen Kolaborasi dengan Pesantren Lewat Haflah Akhirussanah di Ponpes Mamba’ul Ulum

Metro, 13 Juli 2025 – Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kerja sama dengan pesantren melalui partisipasi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Akla, dalam acara Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum di Kota Metro, Sabtu (12/07/2025). Ia turut didampingi oleh Mudir Ma’had Al-Jami’ah, Taufid Hidayat Nazar, Lc., M.H.

Dimulai pada pukul 08.30 WIB, acara ini menjadi penutup tahun ajaran pesantren dan menjadi panggung apresiasi terhadap para santri, termasuk 19 mahasiswa UIN Jusila yang mengikuti program pembinaan kepesantrenan melalui kerja sama antara Ma’had Al-Jami’ah dan Ponpes Mamba’ul Ulum. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, para mahasiswa menampilkan kemampuan hafalan dan ilmu kepesantrenan, seperti Qira’atul Qur’an bil Hifzi, hafalan Kitab Amtsilatut Tashrifiyah, Kitab Alaa Alaa, hingga Aqidatul Awwam. Penampilan mereka menuai pujian dari para tamu, pengasuh pondok, wali santri, hingga pimpinan pesantren mitra.

Dalam sambutannya, Prof. Akla mengungkapkan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi Ponpes Mamba’ul Ulum dalam mendidik mahasiswa UIN Jusila. Ia menekankan bahwa pesantren tidak hanya menjadi tempat pembelajaran ilmu agama, tetapi juga wadah pembentukan karakter, akhlak, dan spiritualitas mahasiswa.

“Pesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga menempa kepribadian. Inilah bekal utama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kesinambungan kerja sama antara perguruan tinggi dan pesantren untuk menjaga keseimbangan antara perkembangan teknologi dengan nilai-nilai religius.

Sebagai tanda berakhirnya program pembinaan, Prof. Akla secara simbolis menerima kembali 19 mahasiswa peserta program, sembari menitipkan harapan agar semangat dan nilai-nilai pesantren tetap melekat dalam kehidupan mereka di kampus dan masyarakat luas.

Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Taufid Hidayat Nazar, sebagai bentuk penguatan sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga pesantren dalam melahirkan generasi berilmu dan berakhlak luhur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *