Ma’had Al-Jami’ah UIN Jurai Siwo Lampung Resmi Mulai Aktivitas Semester Genap, Mahasantri Kembali Aktif Ikuti Kegiatan

Metro, 28 Januari 2026 — Suasana religius dan akademis kembali menyelimuti lingkungan Ma’had Al-Jami’ah UIN Jurai Siwo Lampung. Terhitung sejak Senin, 26 Januari 2026, seluruh mahasantri telah dinyatakan aktif kembali di asrama untuk menjalani rangkaian program pembelajaran semester genap.

Geliat aktivitas santri tampak mulai dari subuh hingga malam hari. Berbagai disiplin ilmu keislaman dan keterampilan bahasa telah terjadwal secara ketat, meliputi:

  • Kajian Kitab Kuning: Fathul Qorib, Ta’lim Muta’allim, Aqidatul Awam, dan Tuhfatu Athfal.

  • Penguatan Al-Qur’an: Tahsin Al-Qur’an, Qiroatul Waqiah, Qiroatul Al-Mulk, serta Wirid Pagi.

  • Keterampilan & Bahasa: Materi Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Muhadloroh (Latihan Pidato), dan Praktik Seni Kaligrafi.

  • Pendidikan Karakter & Praktik: Monitoring Fiqih Ibadah, Monitoring Sosial Keagamaan, Yasin, Tahlil & Sholawat, hingga Pendidikan Karakter Mahasantri.

  • Aktivitas Pendukung: Sholat wajib berjamaah, olahraga rutin, dan gotong royong menjaga kebersihan lingkungan asrama.

Mudir Ma’had Al-Jami’ah UIN Jurai Siwo Lampung, Ustadz Taufid Hidayat Nazar, Lc., M.H., menyampaikan rasa syukur atas kembalinya para mahasantri ke asrama dengan semangat baru.

“Alhamdulillah, seluruh program harian sudah berjalan efektif sejak 26 Januari. Kami menyambut kembali para mahasantri dengan harapan besar agar momentum semester genap ini menjadi ajang untuk memperdalam tafaqquh fiddin. Saya berharap para mahasantri tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi memiliki kedalaman spiritual yang kuat melalui kajian-kajian kitab yang kita laksanakan,” ujar Ustadz Taufid.

Senada dengan hal tersebut, Ustadz Khoirul Huda, M.Pd., selaku Sekretaris Ma’had sekaligus Asatidz, menekankan pentingnya output atau hasil yang harus dicapai oleh mahasantri setelah mengikuti rangkaian program ini.

“Output yang ingin kita capai adalah mahasantri yang kompeten dalam literasi kitab turats (kitab kuning) dan mahir dalam berkomunikasi, baik Bahasa Arab maupun Inggris. Kami ingin mereka lulus dari Ma’had dengan bekal soft skill dan pemahaman agama yang moderat serta mumpuni,” tegas Ustadz Khoirul Huda.

Di sisi lain, aspek ketertiban menjadi fokus utama bidang Kesantrian. Ustadz Sudirman, M.Sy., sebagai Penanggung Jawab Bidang Kesantrian, memberikan apresiasinya terhadap antusiasme mahasantri di awal semester ini.

“Sejauh ini, tingkat keaktifan dan kedisiplinan mahasantri menunjukkan tren yang sangat positif. Kami terus memantau kehadiran mereka dalam setiap sesi, mulai dari sholat berjamaah hingga kajian malam. Kedisiplinan adalah kunci; tanpa disiplin, ilmu yang dipelajari akan sulit meresap menjadi karakter,” pungkas Ustadz Sudirman.

Dengan dimulainya kembali aktivitas ini, Ma’had Al-Jami’ah UIN Jurai Siwo Lampung berkomitmen untuk terus menjadi kawah candradimuka bagi pembentukan karakter mahasiswa yang islami, unggul, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *